Apabila debt collector menggunakan kata-kata kasar, melakukan ancaman, atau terus menerus menghubungi keluarga tanpa alasan yang jelas, keluarga berhak menolak komunikasi tersebut dan meminta agar seluruh proses penagihan dilakukan langsung kepada debitur.
Keluarga juga berhak menjaga privasi dan tidak memberikan informasi pribadi apabila merasa tidak nyaman. Mereka tidak memiliki kewajiban untuk membuka akses rumah atau menyerahkan aset pribadi kepada debt collector.
Jika ditemukan tindakan yang melanggar hukum, seluruh bukti komunikasi seperti rekaman telepon, pesan singkat, atau video dapat disimpan sebagai bahan pengaduan kepada pihak yang berwenang maupun perusahaan pemberi pinjaman.





