Setelah itu, pekerja perlu memeriksa dokumen kerja seperti kontrak, surat perjanjian, dan aturan perusahaan. Dokumen tersebut dapat menjadi dasar untuk mengetahui apakah PHK dilakukan sesuai prosedur atau tidak.
Karyawan juga disarankan mencatat seluruh komunikasi yang berkaitan dengan proses pemutusan hubungan kerja. Bukti percakapan, email, atau surat resmi dapat membantu apabila terjadi sengketa di kemudian hari.
Jika diperlukan, pekerja dapat berkonsultasi dengan serikat pekerja atau pihak hukum ketenagakerjaan. Pendampingan profesional dapat membantu memahami hak-hak yang seharusnya diterima.





