Pekerja juga berhak menyampaikan aspirasi, tuntutan, dan kepentingan mereka melalui mekanisme mogok kerja. Hak ini menjadi instrumen penting dalam hubungan industrial ketika proses dialog tidak menghasilkan kesepakatan.
Di sisi lain, pekerja tetap berkewajiban menjaga ketertiban selama pelaksanaan aksi. Hak yang dimiliki harus digunakan secara bertanggung jawab agar tujuan penyampaian tuntutan dapat tercapai tanpa menimbulkan masalah hukum baru.
Konsekuensi Mogok Kerja yang Tidak Sesuai Ketentuan
Selain mengatur hak pekerja, regulasi ketenagakerjaan juga memberikan batasan mengenai pelaksanaan mogok kerja. Aksi yang tidak memenuhi persyaratan tertentu dapat dianggap sebagai mogok kerja tidak sah.





