Di sisi lain, meningkatnya kebutuhan komponen lokal dapat membuka peluang bagi industri pendukung. Perusahaan yang memproduksi baterai, kabel, sistem elektronik, komponen rangka, motor listrik, perangkat pengisian daya, hingga berbagai komponen lainnya dapat ikut berkembang. Dengan demikian, efek ekonomi dari industri motor listrik bisa menyebar ke banyak sektor.
Motor Listrik Nasional Prabowo dan Hilirisasi Industri
Konsep motor listrik nasional Prabowo juga memiliki hubungan dengan agenda hilirisasi yang menjadi perhatian pemerintah. Indonesia memiliki sumber daya mineral yang menjadi bahan penting dalam berbagai teknologi kendaraan listrik, terutama dalam rantai pasok baterai.
Pemerintah terus mendorong pembangunan ekosistem baterai kendaraan listrik. Pada Juni 2026, Presiden Prabowo menerima laporan mengenai perkembangan hilirisasi, termasuk pembangunan ekosistem baterai kendaraan listrik yang melibatkan kerja sama antara CATL dan Antam.





