Selain kepentingan pertahanan, TNI AD juga mengaitkan pembentukan Kodam baru dengan dukungan terhadap program pemerintah. Pada saat rencana tersebut disampaikan, ketahanan pangan dan berbagai program pembangunan menjadi salah satu perhatian. TNI AD menilai keberadaan struktur teritorial dapat membantu pelaksanaan program tertentu di daerah sesuai tugas dan kewenangan yang dimiliki.
Dari sisi geografis, pembentukan Kodam juga membuat pengelolaan wilayah menjadi lebih dekat. Sebelumnya, satu Kodam dapat memiliki cakupan wilayah yang sangat luas. Dengan adanya pemekaran struktur komando, beban koordinasi dapat disesuaikan dengan kondisi daerah sehingga respons terhadap kebutuhan di lapangan diharapkan menjadi lebih cepat dan terorganisasi.
Perkembangan Lima Kodam Baru Menjadi Enam Kodam
Rencana awal pembentukan lima Kodam kemudian mengalami perkembangan. Pada Agustus 2025, enam Kodam baru resmi dikukuhkan. Artinya, jumlah yang akhirnya terbentuk berbeda dari rencana awal yang sebelumnya dikenal sebagai lima Kodam baru.





