Pengelolaan lahan juga perlu dilakukan dengan memperhatikan karakteristik wilayah. Kawasan gambut membutuhkan pendekatan khusus karena kondisi lahannya memiliki risiko kebakaran yang berbeda dengan kawasan non-gambut. Pengawasan terhadap area rawan perlu ditingkatkan ketika memasuki periode dengan risiko kebakaran tinggi.
Edukasi kepada masyarakat juga memiliki peran penting. Informasi mengenai bahaya membakar lahan, cara melaporkan kebakaran, serta langkah yang harus dilakukan ketika menemukan titik api dapat meningkatkan kesiapsiagaan. Edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat membantu membangun kebiasaan masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan.
Selain masyarakat, perusahaan yang menjalankan kegiatan di sekitar kawasan hutan dan lahan juga memiliki tanggung jawab dalam mencegah kebakaran. Pengawasan area konsesi, kesiapan peralatan pemadaman, serta prosedur penanganan kebakaran harus menjadi bagian dari sistem pengelolaan lahan. Kolaborasi berbagai pihak diperlukan agar pencegahan dapat berjalan secara efektif.





