Beberapa laporan keuangan yang dapat diperhatikan antara lain pendapatan, laba bersih, arus kas, aset, liabilitas, serta ekuitas. Pertumbuhan pendapatan dan laba yang relatif konsisten dapat menjadi sinyal bahwa perusahaan memiliki kinerja operasional yang cukup baik. Sebaliknya, penurunan kinerja secara terus-menerus perlu menjadi perhatian sebelum investor mengambil keputusan.
Investor juga dapat melihat kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan. Rasio seperti Return on Equity atau ROE dapat membantu memberikan gambaran mengenai efektivitas perusahaan dalam menghasilkan laba dari modal pemegang saham. Sementara itu, Debt to Equity Ratio atau DER dapat digunakan untuk melihat struktur utang perusahaan.
Fundamental yang baik bukan berarti harga saham pasti naik dalam waktu dekat. Pasar dapat memberikan respons berbeda terhadap kinerja perusahaan. Karena itu, analisis fundamental sebaiknya digunakan untuk memahami kualitas dan prospek perusahaan, sedangkan analisis pergerakan harga dapat membantu melihat kondisi pasar dalam jangka pendek.





