Seiring berkembangnya teknologi, ancaman terhadap bank tidak lagi hanya berupa perampokan fisik. Kini, kejahatan siber yang menyasar sistem perbankan juga menjadi perhatian serius karena dapat menyebabkan kerugian yang sangat besar apabila berhasil dilakukan.
Faktor yang Membuat Bank Menjadi Sasaran Kejahatan
Bank menjadi target utama para pelaku kriminal karena menyimpan uang dalam jumlah besar setiap harinya. Meski sebagian besar transaksi kini dilakukan secara digital, aktivitas penyimpanan dan distribusi uang tunai masih tetap berlangsung.
Faktor lainnya adalah tingginya mobilitas transaksi yang membuat pelaku berharap dapat memanfaatkan kelengahan petugas pada jam-jam sibuk. Kondisi tersebut sering dijadikan kesempatan untuk melancarkan aksi secara cepat.





