Brand lokal hingga internasional berlomba-lomba memasang iklan saat pertandingan besar berlangsung. Kehadiran sponsor membuat pemasukan pertandingan menjadi jauh lebih besar dibanding hanya mengandalkan tiket penonton saja. Bahkan beberapa pertandingan internasional mampu menarik sponsor bernilai miliaran rupiah.
Sementara itu, Bahrain juga memiliki sponsor kuat dari kawasan Timur Tengah. Banyak perusahaan energi, perbankan, dan telekomunikasi mendukung event olahraga di negara tersebut. Dukungan finansial dari sponsor regional membuat sepak bola Bahrain tetap stabil meski jumlah penontonnya lebih kecil.
Perbedaan utamanya terletak pada skala pasar. Indonesia memiliki pasar penonton yang jauh lebih besar sehingga potensi keuntungan komersialnya juga lebih tinggi. Bahrain unggul dari sisi kestabilan investasi dan dukungan pemerintah yang konsisten terhadap sektor olahraga.





