Penjualan tiket menjadi sumber pendapatan utama. Dalam satu pertandingan besar, jumlah penonton bisa mencapai puluhan ribu orang. Jika harga tiket rata-rata berkisar ratusan ribu rupiah, maka total pemasukan dari tiket dapat mencapai miliaran rupiah hanya dalam satu pertandingan. Apalagi pertandingan melawan negara besar biasanya membuat tiket habis terjual dalam waktu singkat.
Selain tiket, pemasukan GBK juga berasal dari sponsor dan hak komersial. Banyak perusahaan besar ingin memasang iklan saat pertandingan Timnas berlangsung karena tingginya jumlah penonton baik di stadion maupun televisi. Hal ini membuat nilai sponsor pertandingan di Indonesia terus meningkat setiap tahun.
Pemasukan lainnya datang dari penjualan makanan, merchandise, parkir, hingga penyewaan area stadion. Ketika pertandingan besar berlangsung, aktivitas ekonomi di sekitar GBK juga ikut meningkat. Banyak pedagang dan pelaku usaha mendapatkan keuntungan dari ramainya suporter yang datang ke stadion.





