Layoff biasanya dilakukan perusahaan untuk menekan biaya, meningkatkan efisiensi, atau menyesuaikan struktur organisasi. Dalam konteks Traveloka, kebijakan ini tidak berdiri sendiri, melainkan terjadi di tengah dinamika industri travel dan teknologi yang terus berubah.
Latar Belakang Terjadinya Traveloka Layoff
Kebijakan pengurangan jumlah karyawan tidak muncul tanpa alasan. Industri perjalanan sangat bergantung pada kondisi ekonomi, mobilitas masyarakat, dan stabilitas global.
Ketika permintaan perjalanan menurun, perusahaan travel digital otomatis mengalami tekanan pendapatan. Situasi ini mendorong perusahaan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengeluaran dan sumber daya manusia agar bisnis tetap berjalan sehat dalam jangka panjang.





