Kebakaran di TPA Jatiwaringin biasanya diawali dari titik-titik kecil yang sulit terdeteksi. Tumpukan sampah yang sudah lama dapat menghasilkan gas metana yang mudah terbakar jika terkena panas tinggi atau percikan api kecil.
Selain itu, kondisi cuaca yang panas dan kering juga menjadi salah satu faktor yang mempercepat terjadinya kebakaran. Dalam situasi tertentu, suhu di dalam tumpukan sampah bisa meningkat tanpa disadari hingga akhirnya memicu api.
Faktor lain yang sering menjadi penyebab adalah aktivitas manusia di sekitar area TPA. Misalnya, pembakaran sampah liar atau kelalaian dalam pengelolaan limbah yang mudah terbakar dapat memperbesar risiko terjadinya kebakaran.





