Federasi sepak bola Timor Leste kemudian dibentuk untuk mengelola seluruh aktivitas sepak bola nasional. Organisasi ini memiliki peran penting dalam mengembangkan kompetisi domestik, pembinaan pemain muda, serta pengelolaan tim nasional.
Pada tahun 2005, Timor Leste resmi menjadi anggota FIFA dan AFC. Keanggotaan tersebut membuka peluang bagi negara ini untuk mengikuti berbagai turnamen internasional yang sebelumnya tidak dapat diikuti secara resmi.
Sejak saat itu, tim nasional sepak bola Timor Leste mulai berpartisipasi dalam berbagai kompetisi regional dan internasional. Meskipun hasil yang diraih belum terlalu menonjol, pengalaman bertanding melawan negara lain menjadi modal berharga dalam proses pengembangan tim.




