Pada tahap awal, peserta harus mengunggah dokumen rapor sesuai format yang diminta sistem. File biasanya harus berbentuk PDF atau foto dengan ukuran tertentu agar mudah diverifikasi oleh pihak sekolah.
Selanjutnya, sistem akan melakukan pengecekan data secara otomatis. Jika terdapat kesalahan pada nilai atau identitas siswa, peserta biasanya diminta melakukan revisi sebelum proses verifikasi dilanjutkan.
Beberapa sekolah juga menerapkan proses validasi tambahan melalui operator sekolah asal. Karena itu, peserta perlu memastikan bahwa data yang dimasukkan benar-benar sesuai dengan dokumen asli.





