Sektor perbankan sering menjadi tulang punggung IHSG karena memiliki kapitalisasi pasar besar. Ketika kredit tumbuh dan profitabilitas bank meningkat, sektor ini mampu mengangkat indeks secara signifikan. Oleh sebab itu, investor sering menjadikan saham perbankan sebagai acuan pergerakan pasar.
Selain perbankan, sektor energi juga berpengaruh besar, terutama ketika harga komoditas seperti batu bara dan minyak mengalami kenaikan. Perusahaan energi yang mencatatkan kinerja positif biasanya memberikan sentimen kuat terhadap IHSG.
Sektor konsumsi juga tidak kalah penting. Saat daya beli masyarakat meningkat, perusahaan di sektor ini cenderung mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang stabil. Hal ini membuat saham konsumsi menjadi pilihan defensif ketika pasar dalam kondisi tidak menentu.





