Aksi ambil untung (profit taking).
Setelah periode kenaikan panjang, banyak investor memilih menjual saham untuk mengamankan keuntungan, yang akhirnya menekan harga saham secara umum.
Sentimen negatif dari kinerja emiten.
Laporan keuangan yang tidak sesuai ekspektasi atau isu korporasi juga bisa menyeret IHSG turun.
Ketika faktor-faktor ini bertemu dalam waktu yang bersamaan, penurunan IHSG bisa menjadi cukup signifikan, bahkan menimbulkan efek domino di berbagai sektor ekonomi.





