Kesalahan lain adalah tidak konsisten. Personal branding membutuhkan waktu, sehingga perubahan sikap dan pesan yang terlalu sering akan melemahkan kepercayaan audiens.
Mengabaikan etika dan integritas juga menjadi kesalahan fatal. Sekali reputasi rusak, personal branding yang sudah dibangun lama bisa runtuh dalam waktu singkat.
Kesimpulan
Personal branding adalah aset jangka panjang yang sangat berharga di era digital. Dengan personal branding yang kuat, seseorang tidak hanya dikenal, tetapi juga dipercaya dan dihargai atas keahlian serta karakter yang dimiliki. Proses membangun personal branding membutuhkan kesadaran diri, strategi yang tepat, dan konsistensi dalam jangka panjang.





