Selain itu, daerah pegunungan juga rentan terhadap longsor akibat curah hujan tinggi, sementara wilayah pesisir perlu waspada terhadap potensi gelombang tinggi dan banjir rob. Oleh karena itu, memahami kondisi geografis daerah tempat tinggal menjadi langkah awal yang penting dalam menghadapi cuaca ekstrem.
BMKG biasanya memperbarui data peringatan dini setiap 6 hingga 12 jam sekali, tergantung pada dinamika atmosfer yang terjadi. Jadi, jika kamu berencana melakukan perjalanan atau aktivitas luar ruangan, pastikan untuk selalu mengecek informasi terbaru dari BMKG.
Dampak yang Bisa Ditimbulkan oleh Cuaca Ekstrem
Cuaca ekstrem dapat menimbulkan berbagai dampak yang merugikan. Misalnya, hujan deras dalam waktu lama bisa menyebabkan banjir di perkotaan dan lahan pertanian. Angin kencang berisiko menumbangkan pohon, baliho, bahkan merusak atap rumah.





