Indeks ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1950 oleh surat kabar ekonomi Jepang yang terkenal, yaitu Nikkei. Sejak saat itu, Nikkei Index menjadi salah satu indikator utama yang digunakan untuk melihat perkembangan pasar saham Jepang.
Perusahaan yang masuk ke dalam Nikkei 225 berasal dari berbagai sektor industri, mulai dari teknologi, otomotif, manufaktur, hingga keuangan. Beberapa perusahaan besar seperti Toyota, Sony, dan SoftBank termasuk di dalam daftar perusahaan yang mempengaruhi pergerakan indeks ini.
Karena terdiri dari perusahaan-perusahaan besar, perubahan nilai pada Nikkei Index sering dianggap sebagai gambaran kondisi ekonomi Jepang secara umum. Jika indeks ini naik, biasanya menunjukkan adanya pertumbuhan ekonomi yang positif.





