Dalam dunia ekonomi makro, istilah neraca transaksi berjalan sering muncul ketika membahas kesehatan ekonomi suatu negara. Banyak orang mendengarnya, tapi tidak semua benar-benar memahami apa arti dan fungsinya. Padahal, indikator ini sangat penting karena menggambarkan bagaimana hubungan ekonomi sebuah negara dengan dunia internasional.
Neraca transaksi berjalan dapat mencerminkan apakah sebuah negara sedang mengalami surplus atau defisit dalam perdagangan dan layanan internasional. Kondisi ini nantinya memengaruhi nilai tukar, neraca pembayaran, investasi asing, hingga pertumbuhan ekonomi. Untuk itu, memahami neraca transaksi berjalan dapat membantu kamu melihat gambaran ekonomi sebuah negara secara lebih jelas.
Apa Itu Neraca Transaksi Berjalan?
Neraca transaksi berjalan adalah bagian dari neraca pembayaran yang mencatat seluruh transaksi ekonomi antara suatu negara dengan negara lain dalam periode tertentu. Transaksi tersebut meliputi ekspor-impor barang, jasa, pendapatan primer, dan transfer berjalan.
Jika ekspor lebih besar dari impor, neraca transaksi berjalan menunjukkan surplus. Sebaliknya, jika impor lebih besar, maka terjadi defisit. Kondisi ini menjadi indikator penting apakah perekonomian suatu negara sehat atau sedang mengalami tekanan dari luar negeri.





