Ketika terjadi downgrade, artinya Moody’s menilai bahwa risiko gagal bayar atau tekanan fiskal Indonesia meningkat dibandingkan sebelumnya. Penilaian ini didasarkan pada berbagai indikator ekonomi, seperti pertumbuhan ekonomi, stabilitas politik, kondisi fiskal, hingga kemampuan pemerintah dalam mengelola utang negara secara berkelanjutan.
Faktor Penyebab Moody’s Downgrade Indonesia
Keputusan Moody’s downgrade Indonesia tidak terjadi tanpa alasan. Ada sejumlah faktor utama yang biasanya menjadi pertimbangan dalam penilaian tersebut. Salah satunya adalah pelebaran defisit anggaran yang dinilai berpotensi membebani keuangan negara dalam jangka panjang. Ketika pendapatan negara tidak seimbang dengan belanja, risiko fiskal pun meningkat.
Selain itu, perlambatan pertumbuhan ekonomi juga menjadi faktor penting. Jika pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat secara signifikan, kemampuan negara untuk menghasilkan pendapatan dan membayar kewajiban utang dapat terpengaruh. Kondisi eksternal seperti penurunan harga komoditas dan ketidakstabilan ekonomi global turut memperburuk situasi.





