Indonesia juga memiliki hubungan yang erat dengan perekonomian global. Perubahan harga komoditas, kebijakan suku bunga negara maju, gangguan rantai pasok, konflik geopolitik, dan perubahan kondisi perdagangan internasional dapat memberikan pengaruh terhadap perekonomian dalam negeri. Karena itu, kondisi ekonomi Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kebijakan domestik.
Meski demikian, istilah krisis ekonomi perlu digunakan secara tepat. Tidak setiap kenaikan harga atau pelemahan nilai tukar dapat langsung disebut sebagai krisis. Diperlukan penilaian terhadap berbagai indikator ekonomi secara bersamaan untuk melihat apakah suatu kondisi benar-benar menunjukkan tekanan ekonomi yang serius.
Penyebab Krisis Ekonomi di Indonesia
Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan tekanan ekonomi di Indonesia. Faktor tersebut bisa berasal dari dalam negeri maupun dari perkembangan ekonomi internasional yang kemudian memberikan dampak terhadap perekonomian nasional.





