Kontak langsung dengan tikus juga berpotensi menyebabkan penularan. Misalnya, seseorang menyentuh bangkai tikus tanpa sarung tangan atau terkena gigitan tikus yang membawa virus. Risiko semakin tinggi apabila kebersihan tangan tidak dijaga dengan baik.
Kasus hantavirus di Indonesia 2026 membuat masyarakat mulai memahami pentingnya menjaga sanitasi rumah dan lingkungan sekitar. Membersihkan rumah secara rutin dapat membantu mengurangi risiko keberadaan tikus dan penyebaran virus.
Selain itu, makanan yang terkontaminasi urine atau kotoran tikus juga dapat menjadi media penularan. Karena itulah penyimpanan bahan makanan harus dilakukan dengan benar agar tetap aman dikonsumsi.





