Secara umum, musim kemarau di Indonesia mulai terjadi pada sekitar April hingga Juni. Wilayah yang berada di bagian selatan Indonesia seperti Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan sebagian Sulawesi biasanya lebih dahulu memasuki musim kering dibandingkan wilayah lainnya.
Pada tahun 2026, masyarakat dapat memperkirakan bahwa beberapa daerah mulai mengalami pengurangan curah hujan sejak awal hingga pertengahan tahun. Namun, intensitas dan durasi musim kemarau akan sangat bergantung pada fenomena iklim yang berkembang sepanjang tahun.
Selain faktor musim tahunan, kondisi seperti El Niño dan La Niña juga dapat memberikan pengaruh besar terhadap pola cuaca Indonesia. Jika terjadi El Niño, musim kemarau berpotensi menjadi lebih panjang dan lebih kering dibandingkan kondisi normal.





