Selain faktor global, faktor domestik juga berperan besar terhadap IHSG anjlok. Kebijakan pemerintah, data inflasi, nilai tukar rupiah, serta kondisi politik dalam negeri dapat memengaruhi sentimen investor. Ketika data ekonomi tidak sesuai ekspektasi, pasar cenderung bereaksi negatif.
Faktor psikologis investor juga tidak bisa diabaikan. Kepanikan massal, aksi profit taking, serta efek ikut-ikutan sering memperparah kondisi IHSG anjlok. Dalam situasi ini, banyak investor menjual saham tanpa mempertimbangkan fundamental perusahaan, sehingga tekanan jual semakin besar.
Dampak IHSG Anjlok bagi Investor dan Perekonomian
IHSG anjlok memberikan dampak langsung bagi investor, terutama dari sisi nilai portofolio. Penurunan harga saham menyebabkan nilai aset berkurang, yang pada akhirnya memengaruhi kepercayaan diri investor dalam mengambil keputusan selanjutnya.





