IHSG anjlok sering kali menimbulkan kepanikan di kalangan investor, terutama bagi pemula yang belum terbiasa menghadapi fluktuasi pasar saham. Penurunan Indeks Harga Saham Gabungan tidak hanya memengaruhi portofolio investasi, tetapi juga memicu berbagai spekulasi tentang kondisi ekonomi nasional maupun global.
Fenomena IHSG anjlok sebenarnya bukan hal baru dalam dunia pasar modal. Pergerakan indeks saham sangat dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari sentimen global, kebijakan pemerintah, hingga psikologi pasar. Sayangnya, banyak investor yang masih bereaksi secara emosional tanpa memahami penyebab sebenarnya.
Melalui artikel ini, pembahasan akan langsung fokus pada topik utama, yaitu IHSG anjlok, mulai dari faktor penyebab, dampak yang ditimbulkan, hingga langkah strategis yang bisa dilakukan investor agar tidak salah mengambil keputusan.
Pengertian IHSG Anjlok dan Gambaran Umum Pasar Saham
IHSG anjlok merujuk pada kondisi ketika Indeks Harga Saham Gabungan mengalami penurunan signifikan dalam periode tertentu. Penurunan ini bisa terjadi secara bertahap maupun mendadak dalam satu hari perdagangan. Kondisi tersebut biasanya ditandai dengan mayoritas saham berkapitalisasi besar mengalami koreksi harga.





