Salah satu faktor utama adalah kondisi ekonomi global. Ketika terjadi krisis ekonomi, inflasi tinggi, atau ketidakpastian politik, investor cenderung beralih ke emas sebagai aset aman. Hal ini menyebabkan permintaan meningkat dan harga ikut naik.
Faktor berikutnya adalah suku bunga. Jika suku bunga tinggi, banyak investor memilih menyimpan uang di bank karena memberikan bunga lebih menarik. Sebaliknya, ketika suku bunga rendah, emas menjadi pilihan investasi yang lebih menarik.
Selain itu, permintaan dan penawaran juga memengaruhi harga emas. Ketika permintaan tinggi, seperti saat musim pernikahan atau hari besar, harga emas bisa naik. Begitu juga jika produksi emas menurun, harga cenderung meningkat.





