Fenomena ini hanya dapat terjadi saat fase Bulan baru. Namun, tidak setiap Bulan baru menghasilkan gerhana karena bidang orbit Bulan memiliki kemiringan sekitar lima derajat terhadap orbit Bumi mengelilingi Matahari.
Saat posisi ketiga benda langit berada pada garis yang hampir sempurna, bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi. Daerah yang berada di jalur bayangan inti akan mengalami gerhana total, sedangkan wilayah lain dapat melihat gerhana sebagian.
Fenomena gerhana matahari hari ini telah dipelajari selama ratusan tahun oleh para astronom. Kini, perkembangan teknologi memungkinkan waktu dan lokasi gerhana diprediksi dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi.





