Selain itu, kebijakan suku bunga bank sentral juga sangat berpengaruh. Jika suku bunga di Amerika naik, investor global cenderung menyimpan dana dalam bentuk dolar sehingga permintaan terhadap USD meningkat.
Kondisi ekonomi Indonesia juga memengaruhi kekuatan rupiah. Inflasi tinggi, utang negara, atau ketidakstabilan ekonomi dapat membuat rupiah melemah terhadap dolar.
Faktor lain yang tidak kalah penting adalah situasi geopolitik dunia. Konflik internasional, perang dagang, hingga krisis global sering membuat investor beralih ke dolar AS sebagai aset aman.





