Deposito BSI Syariah: Keuntungan, Sistem Bagi Hasil, dan Cara Membukanya

Anita Aprilia

Investasi dalam bentuk deposito masih menjadi pilihan banyak orang yang ingin mendapatkan keuntungan dengan risiko rendah. Namun, bagi nasabah yang ingin berinvestasi secara halal dan sesuai syariat Islam, Deposito BSI Syariah bisa menjadi pilihan terbaik. Produk ini ditawarkan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI), yang beroperasi dengan prinsip keadilan, transparansi, dan bebas riba.

Cari Herbal Alami : Zymuno Official Lazada

Berbeda dengan deposito konvensional yang menggunakan sistem bunga, deposito syariah mengusung konsep bagi hasil (mudharabah). Dengan begitu, keuntungan yang diperoleh nasabah bukan berasal dari bunga tetap, melainkan hasil kerja sama usaha antara nasabah dan pihak bank. Mari kita bahas lebih dalam tentang bagaimana sistem deposito BSI Syariah ini bekerja dan apa saja kelebihannya.

Tentang Deposito BSI Syariah

Deposito BSI Syariah adalah produk simpanan berjangka yang dijalankan berdasarkan akad mudharabah mutlaqah, yaitu kerja sama antara nasabah (shahibul maal) dan bank (mudharib). Dalam akad ini, nasabah memberikan dananya kepada bank untuk dikelola dalam kegiatan usaha yang halal, dan keuntungan dibagi sesuai dengan rasio yang disepakati di awal.

Deposito ini memiliki jangka waktu beragam, mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, hingga 12 bulan. Saat jangka waktu berakhir, nasabah dapat memilih untuk memperpanjang otomatis (ARO) atau menarik dana beserta bagi hasilnya.

Sistem Bagi Hasil dalam Deposito BSI Syariah

Salah satu hal yang membedakan deposito syariah dengan konvensional adalah sistem bagi hasilnya. Di BSI, sistem ini didasarkan pada rasio bagi hasil yang ditetapkan di awal akad, bukan bunga tetap. Misalnya, bank dan nasabah menyepakati rasio bagi hasil 60:40, maka keuntungan dari hasil pengelolaan dana akan dibagi sesuai perbandingan tersebut.

Besaran hasil yang diterima nasabah tergantung pada kinerja bisnis dan total keuntungan bank dalam periode tertentu. Dengan sistem ini, deposito BSI Syariah dianggap lebih adil dan sesuai dengan prinsip ekonomi Islam yang melarang riba.

Keuntungan Menabung di Deposito BSI Syariah

Ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan jika memilih deposito di Bank Syariah Indonesia, di antaranya:

  1. Bebas riba dan sesuai prinsip syariah
    Semua kegiatan dijalankan berdasarkan akad yang halal dan diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah.

  2. Keuntungan kompetitif
    Meskipun tidak menggunakan bunga, hasil bagi dari BSI sering kali setara bahkan lebih tinggi dari deposito konvensional.

  3. Aman dan diawasi OJK serta LPS
    Dana deposito dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai ketentuan yang berlaku.

  4. Fleksibel
    Tersedia pilihan tenor yang bervariasi, memudahkan nasabah untuk menyesuaikan dengan kebutuhan keuangan.

  5. Kemudahan akses
    Nasabah bisa memantau saldo dan hasil bagi melalui aplikasi BSI Mobile dengan mudah.

Cara Membuka Deposito BSI Syariah

Untuk membuka deposito BSI Syariah, kamu bisa melakukannya melalui cabang terdekat atau secara online lewat aplikasi BSI Mobile. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Datangi kantor cabang BSI terdekat atau buka aplikasi BSI Mobile.

  2. Pilih menu Deposito Syariah dan tentukan jangka waktu sesuai keinginan.

  3. Tentukan jumlah dana yang ingin disimpan.

  4. Tanda tangani akad mudharabah dan pastikan memahami sistem bagi hasil yang disepakati.

  5. Setelah itu, simpanan kamu akan otomatis tercatat dan mulai berjalan sesuai tenor.

Kesimpulan

Deposito BSI Syariah merupakan pilihan investasi aman, halal, dan menguntungkan. Dengan sistem bagi hasil yang transparan, nasabah bisa menikmati keuntungan tanpa melanggar prinsip syariah. Selain itu, Bank Syariah Indonesia juga memberikan kemudahan dalam pembukaan deposito melalui layanan digital yang praktis dan cepat.

Jika kamu mencari alternatif investasi jangka menengah atau panjang yang sesuai nilai Islam, deposito BSI Syariah bisa menjadi solusi terbaik untuk mengembangkan dana secara aman dan berkah.

FAQ

1. Apakah deposito BSI Syariah dijamin oleh LPS?
Ya, deposito BSI Syariah dijamin oleh LPS sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

2. Apa perbedaan deposito syariah dan deposito konvensional?
Deposito syariah menggunakan sistem bagi hasil, sedangkan deposito konvensional menggunakan sistem bunga.

3. Berapa minimal setoran untuk membuka deposito BSI Syariah?
Minimal setoran awal biasanya mulai dari Rp2.000.000, tergantung jenis dan kebijakan cabang BSI.

4. Apakah deposito BSI Syariah bisa dicairkan sebelum jatuh tempo?
Bisa, tetapi biasanya ada ketentuan dan konsekuensi tertentu tergantung pada akad dan kebijakan bank.

5. Bagaimana cara melihat hasil bagi deposito BSI Syariah?
Kamu bisa memantau hasil bagi langsung melalui aplikasi BSI Mobile atau laporan bulanan dari bank.

Yuk, baca juga artikel menarik lainnya di situs kami untuk menambah wawasan seputar keuangan syariah, investasi halal, dan produk perbankan terbaik!

Rekomendasi Susu Etawa:

Paket 3 Box beli di Lazada : https://c.lazada.co.id/t/c.YSTzRr

Bagikan:

Tags