Perdana Menteri dipilih berdasarkan hasil pemilihan umum melalui sistem parlementer. Biasanya, pemimpin partai yang berhasil membentuk koalisi mayoritas di parlemen akan ditunjuk sebagai Perdana Menteri.
Dalam menjalankan tugasnya, Perdana Menteri memimpin kabinet yang terdiri atas berbagai menteri dari partai koalisi. Mereka bersama-sama menentukan kebijakan nasional, ekonomi, keamanan, hingga hubungan internasional.
Karena sistem politik Israel menggunakan koalisi multipartai, tidak jarang terjadi pergantian pemerintahan lebih cepat akibat perubahan dukungan politik di parlemen.





