Settlement EDC Mandiri adalah proses akhir transaksi harian yang dilakukan oleh merchant untuk mengirimkan data transaksi ke bank. Proses ini memastikan bahwa dana dari transaksi kartu kredit atau debit berhasil masuk ke rekening merchant sesuai dengan jumlah transaksi yang terjadi. Sayangnya, masih banyak pebisnis yang belum tahu bagaimana cara settlement EDC Mandiri.
Padahal, settlement ini penting untuk menjaga kelancaran arus kas bisnis dan menghindari kendala dalam pencairan dana. Jika tidak dilakukan dengan benar, transaksi mungkin tertunda atau bahkan gagal tercatat. Karena itu, artikel ini akan membahas tutorial lenhkapnya.
Mengapa Settlement EDC Mandiri Penting?
Settlement bukan hanya sekadar prosedur rutin, tetapi juga bagian dari manajemen keuangan yang baik. Beberapa alasan mengapa settlement EDC Mandiri sangat penting, antara lain:
- Memastikan Dana Masuk ke Rekening: Jika settlement tidak dilakukan, dana transaksi tidak akan dikreditkan ke rekening merchant.
- Menghindari Dispute atau Chargeback: Settlement yang rapi meminimalkan risiko sengketa transaksi dengan pelanggan.
- Menjaga Keakuratan Data Keuangan: Dengan settlement rutin, pencatatan keuangan bisnis menjadi lebih akurat dan transparan.
Cara Settlement EDC Mandiri dengan Mudah
1. Pastikan Mesin EDC dalam Kondisi Baik
Sebelum melakukan settlement, pastikan mesin EDC berfungsi dengan baik, memiliki koneksi yang stabil, dan tidak ada transaksi yang tertunda.





