ATM Mandiri menjadi salah satu alat pembayaran yang paling sering digunakan di Indonesia. Namun, ada kalanya nasabah perlu memblokir ATM, baik karena kartu hilang, tercuri, atau terindikasi penyalahgunaan. Pemblokiran ATM penting dilakukan agar saldo rekening tetap aman dari kemungkinan penarikan atau transaksi yang tidak sah.
Memahami cara blokir ATM Mandiri sangat penting agar prosesnya cepat dan tidak menimbulkan masalah tambahan. Dengan mengikuti langkah-langkah resmi, nasabah bisa memastikan bahwa rekening tetap aman dan transaksi yang mencurigakan dapat dicegah.
Alasan Memblokir ATM Mandiri
Memblokir ATM biasanya dilakukan karena beberapa alasan berikut:
-
Kartu hilang atau dicuri – untuk mencegah penyalahgunaan saldo rekening.
-
Kartu tertelan mesin ATM – pemblokiran sementara dapat mengamankan rekening.
-
Transaksi mencurigakan – jika ada transaksi yang tidak dikenal atau tidak dilakukan sendiri.
-
Kartu kadaluarsa atau rusak – untuk mengganti kartu dengan yang baru.
Cara Blokir ATM Mandiri
Ada beberapa metode yang bisa dilakukan untuk memblokir ATM Mandiri:
-
Melalui Call Center Mandiri
-
Hubungi Mandiri Call di 14000 (dari telepon rumah) atau +62-21-52997777 (dari luar negeri).
-
Ikuti petunjuk petugas untuk memblokir kartu. Pastikan menyiapkan data identitas seperti nomor rekening dan KTP.
-
-
Melalui Mobile Banking Mandiri atau Internet Banking
-
Login ke aplikasi Mandiri Online.
-
Pilih menu pengaturan kartu atau keamanan.
-
Ikuti instruksi untuk memblokir ATM sementara atau permanen.
-
-
Datang ke Cabang Mandiri Terdekat
-
Bawa identitas diri dan kartu ATM jika masih ada.
-
Sampaikan ke customer service untuk pemblokiran dan penerbitan kartu baru.
-
Tips Agar Rekening Tetap Aman
-
Segera blokir ATM begitu mengetahui kartu hilang atau dicuri.
-
Ganti PIN secara berkala untuk mengurangi risiko penyalahgunaan.
-
Pantau transaksi rekening melalui mobile banking atau SMS banking.
-
Jangan memberitahu PIN kepada orang lain, termasuk pihak yang mengaku dari bank.
-
Gunakan fitur blokir sementara jika kartu tertelan mesin ATM, agar bisa diaktifkan kembali setelah aman.
Kesimpulan
Memblokir ATM Mandiri adalah langkah penting untuk menjaga keamanan rekening dari risiko penyalahgunaan. Nasabah dapat memblokir kartu melalui call center, mobile banking, internet banking, atau datang langsung ke cabang. Selalu waspada dan pantau transaksi untuk memastikan dana tetap aman.
Jangan lupa untuk membaca artikel lainnya di website ini agar lebih memahami tips keuangan dan layanan perbankan Mandiri dengan lengkap.
FAQ
1. Apakah pemblokiran ATM Mandiri bersifat permanen?
Pemblokiran bisa bersifat sementara atau permanen, tergantung metode yang digunakan.
2. Berapa lama proses penggantian kartu setelah diblokir?
Biasanya 3–7 hari kerja, tergantung cabang dan lokasi pengiriman kartu baru.
3. Bisakah ATM diblokir tanpa datang ke cabang?
Ya, bisa melalui Mandiri Call Center, mobile banking, atau internet banking.
4. Apakah ada biaya untuk memblokir ATM?
Pemblokiran kartu biasanya gratis, namun penggantian kartu baru dapat dikenakan biaya sesuai ketentuan bank.
5. Apa yang harus dilakukan jika transaksi mencurigakan terjadi sebelum ATM diblokir?
Segera hubungi call center Mandiri untuk melaporkan transaksi dan meminta pemblokiran serta tindakan lanjutan.





