Selain saham, pasar obligasi juga dapat mengalami tekanan. Penjualan obligasi pemerintah oleh investor asing berpotensi meningkatkan imbal hasil atau yield karena harga obligasi mengalami penurunan.
Kondisi tersebut dapat meningkatkan biaya pinjaman pemerintah apabila ingin menerbitkan surat utang baru. Oleh sebab itu, stabilitas pasar obligasi menjadi salah satu fokus utama otoritas keuangan.
Meskipun demikian, investor domestik sering kali mampu membantu menjaga keseimbangan pasar. Partisipasi investor lokal yang semakin besar menjadi salah satu faktor yang membuat pasar keuangan Indonesia lebih tahan terhadap gejolak eksternal dibandingkan beberapa tahun lalu.





