Laporan media juga menyebut bahwa pria tersebut sebelumnya pernah berurusan dengan aparat keamanan di kawasan Gedung Putih. Riwayat tersebut membuat penyidik turut melihat kejadian-kejadian sebelumnya sebagai bagian dari upaya memahami latar belakang insiden terbaru.
Sebelum penembakan terjadi, pelaku disebut pernah terlibat dalam sejumlah insiden yang berkaitan dengan kawasan Gedung Putih. Informasi tersebut menjadi perhatian karena menunjukkan bahwa kejadian pada Mei 2026 bukan sepenuhnya muncul tanpa riwayat sebelumnya.
Meski demikian, motif pasti penembakan tetap perlu dibedakan dari berbagai informasi awal yang beredar. Penyebab seseorang melakukan aksi bersenjata tidak dapat disimpulkan hanya berdasarkan riwayat masa lalu. Aparat perlu melakukan pemeriksaan terhadap bukti, saksi, rekam jejak, serta berbagai informasi lain sebelum memberikan kesimpulan resmi.





