IHSG bergerak setiap hari mengikuti aktivitas perdagangan saham. Ketika banyak saham mengalami kenaikan harga, maka IHSG cenderung naik. Sebaliknya, jika mayoritas saham turun, indeks juga ikut melemah. Karena itu, pergerakan IHSG sering dijadikan indikator sentimen pasar.
Banyak investor menggunakan IHSG sebagai acuan sebelum membeli saham tertentu. Jika kondisi IHSG sedang menguat, sebagian investor menganggap pasar sedang berada dalam tren positif. Namun ketika IHSG turun tajam, investor biasanya lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan.
Selain investor individu, institusi besar seperti manajer investasi dan perusahaan sekuritas juga memperhatikan kondisi IHSG setiap hari. Pergerakan indeks ini dapat memberikan gambaran mengenai kondisi ekonomi nasional dan tingkat kepercayaan investor terhadap pasar Indonesia.





